Agen Bola - Skuad Tim Terburuk Dalam Sejarah The Red Devils | Agen Bola Terpercaya

Agen Bola – Skuad Tim Terburuk Dalam Sejarah The Red Devils

Agen Bola Dalam kubu Manchester United saat ini tengah menjadi banyak sorotan dan berbagai perbincangan publik menyusul performa penampilan dengan hasil inkonsisten belakangan ini pada lanjutan Premier League musim 2015-2016. Mantan pemain legenda Newcastle United, Alan Shearer, menyebutkan hal ini sangat wajar karena tim asuhan Louis van Gaal sekarang ini adalah sebagai tim yang terburuk didalam sejarah permainan sepakbola Inggris.

Di awal musim ini Shearer pun heran melihat performa penampilan skuad Manchester Merah sedang dalam kondisi terburuk. Menurut pria berusia 45 tahun tersebut, Setan Merah saat ini tak memiliki mental layaknya sebagai pemenang di pertandingan yang akan dilakoni para pasukan Louis van Gaal. Hal ini jelas terlihat jauh berbeda apabila dibandingkan dengan performa tim pada musim-musim sebelumnya.

” Ini merupakan tim terburuk sejarah bagi Manchester United. Dari empat kekalahan beruntun di pertandingan Premier League, tidak ada satu kemenangan pun dalam tujuh laga terakhir, dan tak telihat adanya tanda-tanda perbaikan di lini depan tim. Rapuhnya di lini pertahanan tim membuat pasukan Van Gaal sering kebobolan dalam laga terakhir ini,” kata Shearer, seperti mengutip dari Daily Star, Senin 28 Desember 2015.

” Mereka di musim ini sangat kurang bertarung layaknya sebagai klub hebat di Premier League, dalam kepemimpinan tim, karakter permainan, kerja keras, usaha dan lain sebagainya. Bukan di ajang Premier League saja pasukan Van Gaal tampil buruk, tapi di kompetisi Liga Champions pun mereka harus tercampak dalam perebutan tiket ke 16 besar setelah kalah dari Wolfsbrug,” lanjut mantan pemain legenda Tim Nasional Inggris tersebut.

Menurut mantan pemain berkebangsaan Inggris itu, sosok yang paling bertanggung jawab dengan buruknya penampilan para pemain di skuad tim ini adalah pelatih Louis van Gaal. Mantan pemain Southampton tersebut menyatakan bahwa pelatih berpaspor Belanda itu sering mengacaukan posisi para pemainnya, hal itu justru berdampak negatif di lini pertahanan tim.

” Jelas terlihat Ashley Young yang diletakan sebagai bek kanan, dan Ander Herrera sebagai pemain bertahan, Anthony Martial kerap kali di turunkan melebar, serta Marouane Fellaini di lini depan lawan. Semua kesalahan ini dengan menelan kekalahan, ada di tangan sang arsitek,” tuntasnya.

Leave a Reply